Button Text! Submit original article and get paid. Find out More

Tips Menjaga Kebersihan Dapur Agar Tetap Aman

Solusirumahtangga.com – Keadaan dapur yang bersih serta aman tentu menjadi dambaan dari semua orang, karena dengan kondisi dapur yang bersih akan berpengaruh pada makanan, menjadikan makanan aman dikonsumsi, higienis, serta meminimalisir resiko terjadinya kecelakaan. Menjaga kebersihan dapur hal yang sangat penting apalagi jika tinggal bersama keluarga, anak – anak. Maka hal tersebut perlu dilakukan dengan rutin dan teratur. Berikut tips – tips menjaga kebersihan dapur agar tetap aman:

 

1.Menjaga Kebersihan Dapur
a.Membersihkan tempat sampah secara rutin
1)Hal ini perlu diingat bahwa pertama kita harus slalu mersihkan dan mensterilkan tempat sampah dengan rutin setiap hari. Apabila langkah tersebut dilakukan secara rutin maka kebersihan akan tetap terjaga seperti bau yang tidak sedap hilang selain itu juga tentunya menghentikan pertumbuhan bakteri sehingga jauh dari kuman penyakit.
2)Alangkah baiknyaapabila tempat sampah memiliki penutup sehingga dengan adanya tutup tempat sampaa dapat menahan bau tidak sedap keluar dari tempat sampah yang bisa memancing lalat dan serangga lain muncul. Setelah itu segera kosongkan tempat sampah ketika sudah mengeluarkan bau tidak sedap meskipun belum penuh. Perlu diingat alangkah baiknya apabila hal ini dilakukan setiap hari.
b.Membersihkan semua bagian/sudut yang biasanya disentuh banyak orang
Bersihkan pada kenop pintu dan lemari/laci, pegangan, tombol, dan saklar lampu di dapur dengan cairan pembersih. Jangan terpengaruh walaupun jika dilihat memang bersih mungkin ada bakteri yang hinggap di sana tetapi alangkah baiknya jika tempat – tempat tersebut juga dibersihkan setiaphari secara rutin.
c.Menjaga kebersihan pada lantai Dapur
Apabila akan digunakan atau setelah selesai digunakan bersihkan lantai secara ruti dengan disapu dan dipel agar bebas dari bakteri, debu, dan minyak. Apabila ada sesuatu yang tumpah segera dibersihkan, hal tersebut untuk meminimalisir hal yang tak diinginkan serta menghilangkan sarang dari bakteri untuk berkembangbiak.
d.Menjaga kebersihan diri sendiri
Jangan lupa cuci tangan selama 20 detik sebelum dan sesudah memegang makanan, agar makanan yang kita sandap higienis serta terhindar dari kontaminasi yang tidak kita inginkan.

dapur

keadaan dapur yang bersih dan aman

2.Menjaga kebersihan pada makanan
a.Untuk Daging yang berjumlah banyak dan berukuran besar segera bekukan
Hindari pertumbuhan dan penyebaran bakteri pada daging yang telah dibeli dalam jumlah banyak dan berukuran besar dengan cara masukkannya ke dalam freezer setelah dimasukkan dan disegel di wadah atau plastik. Jangan lupa tandai wadah atau plastik tersebut dengan tanggal ketika kita memasukkannya dan tipe daging tersebut sebelum dimasukkannya ke dalam freezer.
b.Membersihkan sayur dan buah sebelum dipotong
Bersihkan sayur serta buah yang akan kita olah, setelah itu bilas dengan bersih lalu potong sesuai dengan tujuan pengolahan.
c.Gunakan talenan yang berbeda sesuai penggunaannya
Gunakan talenan yang berbeda sesuai dengan penggunaannya misalnya talenan untuk daging sendiri, talenan untuk motong sayur, talenan untuk motong buah dan sebagainya hal tersbut guna untuk mencegah penyebaran bakteri. Jangan lupa bersihkan papan talenan setelah kita selesai menggunakannya terutama sehabis memotong daging mentah karena makanan mentah lebih cenderung mengandung bakteri.
d.Golongkan dan simpan makanan di kulkas berdasarkan jenisnya
Simpan makanan sesuai dengan tempat atau laci yang tepat untuk jenis makanan tersebut. Rak di pintu merupakan tempat untuk makanan yang tidak perlu terlalu didinginkan seperti mentega dan keju, serta minuman. Rak atas merupakan tempat yang paling dingin dan cocok untuk tempat telur dan susu. Kulkas modern biasanya memiliki dua laci yang bisa dilepas. Satu laci berfungsi untuk menyimpan daging, dan satu lagi untuk buah dan sayuran. Pastikan semua laci dan rak kulkas dibersihkan secara rutin.
3.Menjaga agar dapur tetap aman dan tidak membahayakan anak – anak
a.Jangan lupa pasang kait atau kunci
Langkah ini perlu diperhatikan jangan lupa untu memasang kait atau kunci pada almari atau laci dapur, terutama yang mengandung bahan kimia atau benda berbahaya lainnya agar tidak mudah dijangkau oleh anak – anak dan tidak membahayakan bagi anak – anak apabila bermain kedapur.
b.Gunakan pelindung sudut meja pada konter dapur
Kebanyakan ujung konter dapur lebih panjang dari lemari di bawahnya untuk menghindari adanya kecelakaan alangkah baiknya pada sudut meja pada konter dapur pasang pelindung plastik atau karet hal tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan seperti tersandung.
c.Kasih tahu cara penggunaan microwave
Untuk anak kecil, hindari penggunaan kompor dan ajari mereka cara menggunakan microwave. Cari tempat yang bagus untuk meletakkan microwave, misalnya di bawah konter atau di atas konter tapi bisa diakses dengan bangku. Tapi pastikan untuk tetap mengawasi anak – anak ketika dia menggunakannya.
d.Berkolaborasi dengan anak – anak
Tingkatkan partisipasi anak – anak ketika mereka belajar di dapur mulai dengan bagaimana cara memotong sayur yang benar, penggunaan alat yang benar, teknik pengolahan, formulasi bahan yang digunakan dan sebagainya sehingga anak menjadi senang.
e.Sediakan minuman dan cemilan bergizi didalam kulkas yang bisa diakses dengan mudah oleh anak – anak.
4.Merapikan dapur setelah digunakan agar kebersihan tetap terjaga
a.Rapikan per bagian masing – masing
Bagi dapur menjadi beberapa bagian lalu pilih satu yang ingin dirapikan terlebih dahulu. Apabila satu bagian sudah selesai kemudian pindah kebagian lainnya untuk dirapikan juga. Hal tersebut guna memudahkan diri kita sendiri. Misalnya bagian pertama almari untuk penyimpanan gelas, piring, sendok dan sebagainya, bagian kedua pantry untuk menyimpan bumbu, bahan makanan yang tidak bisa hancur dan mampu bertahan cukup lama dan sebagainya.
b.Kosongkan semua bagian
Pada saat merapikan, kosongkan terlebih dahulu pada seluruh bagian yang akan dibersihkan kemudian bersihkan semua area tersebut dengan sabun cuci piring dan air hangat. Lap dengan kain basah, lalu keringkan dengan lap yang kering.
c.Tentukan apa yang ingin kita simpan
Jaga alur dalam merapikan dapur ketika metelakkan alat masak atau bahan makanan ke tempat kosong. Periksa tiap barang dan tentukan apakah kita menginginkan untuk disimpan lagi atau dibuang apabila masih layak untuk diguanakan sebaiknya disimpan lagi.
d.Siapkan dan gunakan tempat khusus untuk makanan dalam jumlah/ukuran besar
Letakkan makanan dalam jumlah atau ukuran besar, misalnya makanan hewan, beras, kacang-kacangan, pasta, atau sereal di lemari atau tempat tersendiri.
e.Letakkan peralatan makan sesuai dengan kebutuhannya
Letakkan piring dan gelas untuk anak-anak di tempat yang paling rendah, alat-alat makan utama di tengah, dan alat-alat makan mahal di rak atau tempat yang paling tinggi dan sebaginya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *